Rabu, 17 Desember 2008
Apa yang sedang mereka kerjakan?
ada yang aneh di kawasan hotspot..
ahwat2 berhijab panjang berkeliaran...
dari UKI (apa hubungannya dengan FPI y?)..
just kidding... cuma berkidding saja..
(wedhi diparani FPI)
pertanyaan muncul..
apa yang sedang mereka lakukan se-subuh ini?
kenapa mereka "berkeliaran" di jam yang seharusnya mereka tertidur lelap..
dan lebih anehnya lagi....
kenapa mereka tidak menyambangi kami disini..
kami kan butuh "kehangatan"....
wahahaha such a stupid question..
i don't mind whatever they do... just...
wierd...
Kamis, 11 Desember 2008
I'm only sleeping
Lift my head, i'm still yawning
When i'm in the middle me a dream
Stay in bed, float me stream
Please, don't wake me, no, don't shake me
Leave me where i am i'm only sleeping
Everybody seems to think i'm lazy
I don't mind, i think they're crazy
Running everywhere at such a speed
Till they find there's no need
Please, don't spoil my day, i'm miles away
And after all i'm only sleeping
keeping an eye on the world going by my window
Taking my time
When I wake up early in the morning
Lift my head, i'm still yawning
When i'm in the middle me a dream
Stay in bed, float me stream
Please, don't wake me, no, don't shake me
Leave me where i am i'm only sleeping
Selasa, 11 November 2008
Gusti Allah Tidak "nDeso"
Suatu kali Emha Ainun Nadjib ditodong pertanyaan beruntun.
"Cak Nun,"
kata sang penanya, "misalnya pada waktu bersamaan
tiba-tiba sampeyan
menghadapi tiga pilihan, yang harus dipilih salah satu:
pergi ke masjid untuk
shalat Jumat, mengantar pacar berenang, atau mengantar
tukang becak miskin ke
rumah sakit akibat tabrak lari, mana yang sampeyan pilih?"
Cak Nun menjawab lantang, "Ya nolong orang kecelakaan."
"Tapi sampeyan kan dosa karena tidak sembahyang?" kejar si
penanya.
"Ah, mosok Allah ndeso gitu," jawab Cak Nun. "Kalau saya
memilih
shalat Jumat, itu namanya mau masuk surga tidak
ngajak-ngajak, " katanya
lagi. "Dan lagi belum tentu Tuhan memasukkan ke surga
orang yang
memperlakukan sembahyang sebagai credit point pribadi.
Bagi kita yang menjumpai orang yang saat itu juga harus
ditolong, Tuhan tidak
berada di mesjid, melainkan pada diri orang yang
kecelakaan itu.
Tuhan mengidentifikasikan dirinya pada sejumlah orang.
Kata Tuhan: kalau engkau
menolong orang sakit, Akulah yang sakit itu. Kalau engkau
menegur orang yang
kesepian, Akulah yang kesepian itu.Kalau engkau memberi
makan
orang kelaparan, Akulah yang kelaparan itu.
Seraya bertanya balik, Emha berujar, "Kira-kira Tuhan suka
yang mana dari tiga
orang ini. Pertama, orang yang shalat lima waktu, membaca
al-quran, membangun
masjid, tapi korupsi uang negara.
Kedua, orang yang tiap hari berdakwah, shalat, hapal
al-quran, menganjurkan
hidup sederhana, tapi dia sendiri kaya-raya, pelit, dan
mengobarkan semangat
permusuhan.
Ketiga, orang yang tidak shalat, tidak membaca al-quran,
tapi suka beramal,
tidak korupsi, dan penuh kasih sayang?"
Kalau saya, ucap Cak Nun, memilih orang yang ketiga. Kalau
korupsi uang negara,
itu namanya membangun neraka, bukan membangun masjid.
Kalau korupsi uang
rakyat, itu namanya bukan membaca al-quran, tapi
menginjak-injaknya. Kalau
korupsi uang rakyat, itu namanya tidak sembahyang, tapi
menginjak Tuhan. Sedang
orang yang suka beramal, tidak korupsi, dan penuh kasih
sayang, itulah orang
yang sesungguhnya sembahyang dan membaca Al-Quran.
Kriteria kesalehan seseorang tidak hanya diukur lewat
shalatnya. Standar
kesalehan seseorang tidak melulu dilihat dari banyaknya
dia hadir di kebaktian
atau misa. Tolok ukur kesalehan hakikatnya adalah output
sosialnya : kasih
sayang sosial, sikap demokratis, cinta kasih, kemesraan
dengan orang lain,
memberi, membantu sesama.
Idealnya, orang beragama itu seharusnya memang mesti
shalat, ikut misa, atau
ikut kebaktian, tetapi juga tidak korupsi dan memiliki
perilaku yang santun dan
berkasih sayang.
Agama adalah akhlak. Agama adalah perilaku. Agama adalah
sikap. Semua agama
tentu mengajarkan kesantunan, belas kasih, dan cinta kasih
sesama. Bila kita
cuma puasa, shalat, baca al-quran, pergi ke kebaktian,
ikut misa, datang ke
pura, menurut saya, kita belum layak disebut orang yang
beragama. Tetapi, bila
saat bersamaan kita tidak
mencuri uang negara, meyantuni fakir miskin, memberi makan
anak-anak terlantar,
hidup bersih, maka itulah orang beragama.
Ukuran keberagamaan seseorang sesungguhnya bukan dari
kesalehan personalnya,
melainkan diukur dari kesalehan sosialnya. Bukan kesalehan
pribadi, tapi
kesalehan sosial. Orang beragama adalah orang yang bisa
menggembirakan
tetangganya. Orang beragama ialah orang yang menghormati
orang lain, meski beda
agama. Orang yang punya solidaritas dan keprihatinan
social pada kaum
mustadh'afin (kaum tertindas). Juga tidak korupsi dan
tidak mengambil yang
bukan haknya.
Karena itu, orang beragama mestinya memunculkan sikap dan
jiwa sosial tinggi.
Bukan orang-orang yang meratakan dahinya ke lantai masjid,
sementara beberapa
meter darinya, orang-orang miskin meronta kelaparan. ~
Kamis, 25 September 2008
Gagal tuh..
Perputaran uang berhenti..
Saham turun. Otomatis investor lari..
Investor yang dalam hal ini segelintir orang kaya, Berusaha menyelamatkan uangnya sendiri dan lari ke sektor komoditas. Lalu siapa yang akan menyelamatkan perekonomian orang kecil yang cuma memegang persentasi yang kecil dari perekonomian negara?
Siapa yang akan menyelamatkan perekonomian negara kalo pemegang kapital lari menyelamatkan uangnya sendiri?
Disinilah kegagalan liberalisme dan kapitalisme.
Tetap harus ada sosialisme di perekonomian.
Rabu, 24 September 2008
Salah Siapa... Media apa yang nonton media..?
Bermula tadi saat nonton berita sore di tippi one yang ngundang kepala BPOM buat di Interview soal Susu melamin dan produk yang ditarik sehubungan susu melamine itu... Ini bener2 luar biasa... Kepala BPOM (ibu siapa gitu..) mengatakan kalo yang ditarik adalah produk yang berasal dari cina atau yang kodenya ML sementara produk yang sama yang di produksi di dalam negeri yang kodenya MD dipastikan aman..
Lha Tipi one nya kok malah bilang kalo Semua produk yang di list ma BPOM DITARIK... Walah kan yo salak bin kaprah to yo... Lha orang awam yang nonton (dalam hal ini adikku..) pasti tetep menerima pernyataan dari tipi one nya to.. Lha wong direpetisi sampe berapa kali, dibandingkan pernyataannya kepala BPOM yang cuma sekali dan Mak Nyuk...
Tapi kan si penonton juga harusjeli to masak lebih milih pernyataan si presenter dan mengesampingkan si kepala POM.. kalo dah miss info kan kasian juga produk yang dirugikan atas info yang cuma diambil setengah dari sumbernya ini..
Jadilah media yang baik dan Jadilah peenerima berita yang baik... Harus teliti..
Rabu, 17 September 2008
Di tangan Bush semua hancur
Pertama Bush membatalkan sesi tanya jawab soal sektor finansial untuk kedua kalinya, apa ini gara2 tindakannya yg telat menolong sektor finansial AS? Kalo ingat kemarin walaupun pemerintah fedral AS mengambil alih 2 perusahaan mortage raksasa untuk mengatasi sumber masalah finansial (menurut dia sih) n memaksa arab saudi untuk memproduksi minyak sampai over quota, tapi kayaknya semua sudah terlambat, beberapa hari yang lalu bank investasi yg plng berpengaruh (Lehman's brother) ambruk dan td sy liat AIG sedang ditolong pemerintah AS.. Apa ini tanda resesi tidak akan terelakkan? Entah. Bush pun berusaha lari dari media..
Yang kedua soal pakistan yg memutuskan akan menembak setiap pergerakan AS didalam teretori pakistan, ini akibatnya kalau memakai kebijakan yg mendua, AS yg mengharapkan adanya sistem demokrasi di setiap negara di dunia bertabrakan kepentingan dengan kebutuhan mereka akan pimpinan negara aliansi dalam 'War of Terror' yg ternyata orang yg paling tepat adalah Mussaraf yg nota bene tangan besi dan otoriter.. Begitu kekuatan demokrasi menguat, AS Bingung dan memutuskan menumbangkan musaraf. Demi gengsi dan harga diri mungkin.. Tapi rupa2nya sekarang AS harus kembali menerima konsekuensi dari keputusannya yg salah.
Kesimpulan akhir, Bush adalah orang yg salah, arogan, dan dungu bg rakyat AS dan Dunia. Dan semua hancur ditangannya.
Senin, 15 September 2008
Install e buddy
2. Search ebuddy
3. Download ebuddy nya, biasanya langsung ke instal
4. Buka ebuddy dihape, setting ym nya, lha udah tinggal dijalanke n chat
5. Met chat dari hape